Minggu, 07 April 2013

10 Makanan Diet yang Bisa Membuat Anda Gemuk



         Seseorang yang sedang menjalani program diet pastinya ingin dan harus mengonsumsi makanan sehat yang rendah kalori. Namun ternyata karena dilabeli sebagai makanan sehat, banyak orang yang keliru dalam menafsirkannya. Sehingga mereka menganggap makanan tersebut bisa dikonsumsi sesering dan sebanyak mungkin tanpa harus menjadi gemuk.

        Banyak makanan yang diberi label sehat, namun di dalamnya mengandung lemak, gula, dan garam yang tinggi, terutama jika sudah melalui proses pengolahan. Berikut ini 10 Makanan Diet yang Bisa Membuat Anda Gemuk, yang sebenarnya jangan terlalu banyak dikonsumsi ketika Anda sedang menjalani diet menurunkan berat badan.



Ketika menakar asupan kalori kita sehari-hari, kita sering lupa memperhatikan kalori yang berasal dari cairan. Minuman yang Anda konsumsi sepanjang hari dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Meski smoothie dan jus dapat dianggap asupan harian Anda akan buah, jika diberi gula malah dapat menambah ratusan kalori ekstra pada asupan harian Anda. Smoothie dan jus mengandung lebih banyak gula tetapi kurang mengandung serat dibandingkan buah utuh. Buah segar jauh lebih baik. 



Banyak dari kita percaya bahwa satu bar sereal adalah makanan ringan sehat yang sempurna dan praktis. Namun, menu makan pagi seperti itu sebagian besar dikemas dengan gula tebu dan sirup jagung, belum lagi kadar lemaknya yang tinggi. Bahkan, meskipun mereka terkesan menyehatkan, sereal bar mengandung banyak lemak, gula dan kalori layaknya sebatang coklat pada umumnya, dan dapat menyebabkan gangguan pada kadar gula darah yang akan meningkatkan nafsu makan. 



Walaupun banyak yang menyarankan untuk mengonsumsi susu skim ketika berdiet daripada susu murni, namun ternyata banyak penelitian lebih menganjurkan untuk mengonsumsi susu murni. Karena susu murni mengandung vitamin A, D, E, dan K, sedangkan susu skim memiliki kandungan nutrisi yang lebih sedikit. Susu murni juga mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lebih banyak kalori saat berolahraga.


Kita banyak beralih ke versi bebas gula dari minuman favorit kita untuk membantu tetap langsing, namun minuman diet sebenarnya justru bisa menyebabkan gemuk. Penelitian yang dilakukan Texas Health Science Center di San Antonio mengungkapkan, mereka yang mengonsumsi minuman diet harian mengalami peningkatan lingkar pinggang 70 persen lebih besar daripada mereka yang tidak meminumnya sama sekali. Sedangkan penelitian sebelumnya menunjukkan, risiko obesitas meningkat 41 persen untuk setiap minuman diet yang dikonsumsi. Diduga hal ini disebabkan karena pemanis buatan memicu nafsu makan kita, dan juga dapat menghambat sel-sel otak yang membuat Anda merasa kenyang.


Ketika makan di luar atau membeli makanan di perjalanan, salad pada umumnya disajikan sebagai "pilihan yang menyehatkan". Namun, fakta itu tak selalu benar. Meskipun salad mengandung sayuran dan bahan-bahan sehat, banyak juga salad yang menggunakan bumbu manis serta berminyak yang kaya lemak dan kalori. Banyak salad yang mengandung lemak tak jenuh yang dapat membantu penurunan berat badan (seperti halnya pada alpukat dan minyak zaitun), namun juga tidak selalu begitu. Hindari kalori jahat dengan membubuhkan saus ringan pada salad Anda seperti cuka apel, atau tidak menggunakan saus sama sekali.
Jangan lansgung percaya dengan salad dressing dalam kemasan yang diberi label ‘rendah kalori’. Karena para peneliti di Iowa State University di Amerika Serikat menemukan bahwa salah dressing rendah kalori justru menghilangkan beberapa kebaikan alami dari salad itu sendiri. Sebaiknya buatlah salad dressing Anda sendiri di rumah dengan menggunakan campuran minyak zaitun atau sedikit butter, kedua bahan tersebut berfungsi untuk meningkatkan vitamin karena lemak sehat dapat membantu tubuh dalam menyerap nutrisi dari sayuran dengan lebih efisien.


Meskipun sup bisa menjadi makanan penurun berat badan yang sempurna jika disajikan dengan benar, tidak semua sup masuk ke dalam kategori makanan diet. Bahkan, banyak sup memberikan cukup banyak lemak dan kalori, terutama yang mengandung produk susu seperti krim atau keju. Selain itu, banyak sup yang mengandung banyak garam, yang dapat menyebabkan kembung. Untuk menjaga agar tetap langsing dan mengurangi kalori, cobalah beli (atau lebih baik lagi, dengan membuatnya sendiri) sup yang berbahan dasar sayuran dan tidak mengandung krim.


Banyak orang menganggap keripik sayur sebagai alternatif yang "sehat" dibandingkan keripik kentang. Namun, meskipun beberapa keripik sayuran mengandung sedikit lebih banyak serat dan vitamin daripada keripik kentang, fakta itu tidak selalu berlaku dan perbedaannya sangat kecil. Sebagian besar vitamin yang berasal dari sayuran segar hilang dalam proses pembuatannya menjadi keripik. Selain itu, keripik sayuran biasanya mengandung lemak dan kalori sebanyak yang dikandung oleh kentang dan juga mengandung banyak garam. 



Popcorn merupakan camilan bergizi tinggi, makanan ringan yang berserat tinggi dan bagus untuk diet. Namun, ketika mentega ditambahkan ke dalam pembuatannya, makanan ringan yang lezat itu dapat kehilangan zat yang menyehatkan. Popcorn yang dijual di toko dan di bioskop memiliki kandungan lemak dan kalori yang tinggi karena lapisannya banyak mengandung mentega dan/atau gula, dan sering juga disajikan dalam jumlah besar. Selain itu, karena makanan ringan ini cocok untuk menonton TV dan sering dimakan di depan layar, kita cenderung mengonsumsi lebih banyak dari yang kita inginkan. 



Granola dipasarkan sebagai makanan sehat, dijual di toko makanan kesehatan dan bentuknya juga terlihat menyehatkan, jadi granola pasti merupakan makanan untuk diet, benar kan? Tapi granola sayangnya tidak termasuk ke dalam kategori makanan untuk diet. Meskipun granola tidak diragukan lagi merupakan makanan yang bergizi dan kaya akan serat, granola juga mengandung gula dan minyak dalam jumlah besar, yang menjadikannya makanan yang mengandung banyak lemak dan kalori. Untuk menjaga kerampingan lingkar pinggang Anda, cobalah makan granola dalam porsi yang sedikit atau, sebaiknya, ganti dengan sereal yang rendah lemak dan bebas gula yang akan memberi manfaat kesehatan yang sama tanpa kalori.



Madu memang lebih sehat dan alami dibandingkan dengan gula pasir, namun keduanya memiliki kandungan glukosa yang sama-sama tinggi. Dikarenakan madu yang lebih padat, satu sendoknya pun sudah lebih banyak mengandung kalori dibandingkan gula pasir. Jadi, walaupun memang sehat, tetaplah batasi mengonsumsi madu. Anda cukup menambahkan satu sendok teh madu pada minuman atau makanan, karena jika berlebih janganlah heran jika berat badan Anda tidak berangsur turun.

Sumber :
- http://id.she.yahoo.com/10-makanan-diet-yang-bisa-membuat-anda-gemuk.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar