Minggu, 07 April 2013

10 Alasan Terburuk untuk Menikah


       

        Menikah merupakan salah satu tahap dalam hidup yang perlu pertimbangan matang untuk melaluinya. Mengapa? Karena dengan menikah, Anda akan hidup dengan orang pilihan Anda tersebut, bukan hanya untuk 1-2 hari, tapi Anda akan menghabiskan sisa hidup Anda dengannya. Untuk itu pertimbangan menjadi faktor utama penentu kebahagiaan Anda dalam pernikahan.  Ketika dua orang jatuh cinta, pernikahan jelas menjadi jawabannya. Namun jangan bodohi diri kita sendiri, karena banyak juga orang menikah bukan karena cinta. Jika Anda siap menikah namun sadar bahwa Anda masih bingung terhadap perasaan cinta, pertimbangkan lagi keputusan untuk menikah. Anda layak mendapatkan kebahagiaan dalam hidup. Jika ada sedikit keraguan di kepala Anda, itu bisa menjadi pertanda bahwa Anda belum siap menikah. Berikut 10 alasan mengapa Anda harus menunda pernikahan saat ini juga!
cekidot!!!



Memang, orang tua akan merasa bahagia saat mengetahui bahwa ada seseorang yang akan menjaga Anda. Tapi mereka sebenarnya hanya menginginkan cucu.



Entah Anda mencoba untuk membuktikan orientasi seksual kepada diri sendiri atau orang lain, pernikahan bukanlah jawabannya.



Kadang-kadang orang menikah karena mereka tidak ingin hidup sendiri. Padahal pernikahan bukan solusi pengusir kesepian. Kita juga bisa kesepian walau menikah jika hubungan dengan pasangan tidak solid. Hubungan yang kuat lebih penting daripada sebuah pernikahan.



Mengetahui bahwa Anda hamil adalah hal yang menakutkan. Apalagi jika Anda hamil saat masih melajang, maka itu akan lebih menakutkan. Terburu-buru menikah sebelum Anda siap, bisa membuat pernikahan Anda berakhir tragis. Biasakan diri dengan peran sebagai ibu sebelum siap memikul tanggung jawab dalam pernikahan.



Anda mengencani seorang pria dan hubungannya berjalan lancar. Dia mencintai Anda dan semuanya baik-baik saja. Apakah Anda harus terikat dan menikah? Jika Anda belum siap maka jangan lakukan.



Anda memiliki banyak utang  dan tidak bisa melunasinya. Sebelum Anda menikah dengan pria yang memiliki banyak uang, pahamilah bahwa kebahagiaan pribadi tidak bisa dibeli dengan uang.



Jadi, semua orang yang pernah Anda temui sudah menikah dan Anda masih melajang. Hindari perasaan tertekan dan jadilah diri sendiri. Cinta akan datang saat waktunya tiba.



Banyak orang yang buru-buru menikah setelah putus dengan mantan pacarnya. Pernikahan semacam ini sebaiknya dihindari karena pernikahan terjadi sebagai reaksi terhadap pasangan sebelumnya, bukan berdasarkan cinta sejati dengan pasangan barunya.



Ya, pepatah bijak berbunyi, “Awalnya cinta bersemi, lalu menikah, dan akhirnya ada bayi,” namun mungkin Anda bukan tipe gadis konvensional seperti itu.



Menikah hanya karena daya tarik fisik seseorang jarang berakhir bahagia selamanya. Ini karena keindahan fisik dapat memudar seiiring waktu. Orang yang menikah hanya karena pasangannya tampan atau cantik luar biasa sering merasa tertipu. Setelah beberapa waktu, ia akan mulai bosan dengan pasangannya.

Sumber
- http://id.she.yahoo.com/sembilan-alasan-terburuk-untuk-menikah-074441865.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar